SELASA, PEKAN BIASA PERINGATAN WAJIB ST. AGNES, PERAWAN DAN MARTIR.1 Sam 16:1-13; Mrk 2:23-28

45

Setelah Saul ditolak, Allah menyuruh Samuel mengurapi Daud. Daud diurapi di tengah-tengah saudaranya.
Sejak hari itu Roh Tuhan berkuasa atas daud. Roh itu menggerakkan dan membimbing Daud untuk melaksanakan tugas sebagai raja dengan penuh tanggung jawab. Inilah sikap dasar yang harus dikembangkan sebagai orang pilihan.
Melalui perbandingan terhadap apa yang dilakukan oleh Daud ketika ia dan pengiringnya kekurangan dan kelaparan, yaitu makan roti sajian yang hanya diperbolehkan untuk para imam, Yesus mau menyadarkan orang-orang Farisi.
Mereka memang orang-orang yang dikenal taat dan setia pada Hukum Taurat. Namun, Yesus mencela sikap mereka yang sangat kaku.
Yesus menegaskan bahwa pelaksanaan hukum apa pun harus dilandaskan pada sikap dasar yaitu kasih kepada Allah dan sesama manusia.
Sikap dasar ini digerakkan oleh Roh Kudus yang menghidupkan dan membebaskan setiap orang.
Agnes gadis rupawan berkaul untuk hidup tidak menikah karena ia telah berjanji untuk tetap perawan dan setia pada Yesus yang mencintanya.
Keputusan itu membuat banyak pemuda menjadi frustasi. Mereka melaporkan bahwa dia adalah penganut agama Kristen ke pengadilan Romawi. Di hadapan pengadilan ia diuji, ditakut-takuti bahkan dituduh menjalani kehidupan sebagai seorang pelacur.
Namun Agnes tetap teguh pada pilihan hidupnya. Akhirnya tidak ada jalan lain untuk menaklukan selain membunuh dia dengan pedang.
Agnes kemudian dilukiskan sedang mendekap seekor Anak Domba (Agnus), lambang kemurnian, dan memegang daun palem sebagai lambang keberanian.

Pertanyaan utk kita:

  • Apa sikap dasar yang aku miliki untuk melakukan semua tindakan di dalam kehidupan harianku?
  • Apakah kasih kepada Allah dan sesama telah menjadi sikap dasar hidupku?
  • Apa wujud nyata yang telah aku lakukan?
  • Mari membangun hidup kita pada sikap dasar yaitu kasih kepada Allah dan sesama.
  • Mari meneladani sikap dan pilihan dasar iman St. Agnes untuk membangun sikap dasar iman kita.

Selamat dan semangat beraktivitas pada hari ini.
Tuhan memberkati kita.

RP. Ivansius A. Siallagan, OFMCap