RABU, PEKAN BIASA 2Sam 7:4-17; Mrk 4:1-20

63

Daud berencana untuk mendirikan kenisah bagi Allah. Namun, melalui nabi Natan, Allah mengingatkan dan mengarahkan kesadaran Daud pada kasih karunia yang telah diberikan dan akan dinyatakan kepada Daud.
Bukan Daud yang mendirikan kenisah bagi Allah tetapi Allah-lah yang akan menyelenggarakan semuanya untuk Daud.
Kepada orang banyak Yesus menyajikan perumpamaan tentang benih yang ditaburkan oleh penabur. Ada benih yang jatuh dipinggir jalan.
Ada yang jatuh di tanah berbatu, ada juga yang jatuh di semak berduri, dan ada yang jatuh di tanah yang subur.
Melalui perumpaan ini, Yesus mau menegaskan bahwa Allah selalu memberikan kasih karunia-Nya bagaikan benih yang ditaburkan.
Tetapi, tumbuh dan berhasilnya benih itu amat tergantung pada penerimaan setiap orang.

Pertanyaan utk kita:

  • Sejauh mana aku telah menyadari kasih karunia yang telah ditaburkan oleh Allah di dalam diriku?
  • Apa saja karunia itu?
  • Bagaimana aku telah menumbuh kembangkannya?
  • Mari menyadari kasih karunia yang telah ditaburkan oleh Allah di dalam diri kita masing-masing.
  • Mari menumbuh kembangkannya sehingga dapat berbuah melimpah.

Selamat dan semangat beraktivitas pada hari ini.
Tuhan memberkati kita
.

RP. Ivansius A. Siallagan, OFMCap